Situ Gintung II

Pada hari sabtu (4/4) menjelang malam, kami sekomunitas dikejutkan dengan munculnya aliran air yang cukup deras dari plafon di bagian utara kapel. Setelah diselidik ternyata air itu berasal dari pipa bocor dalam plafon yang baru dikerjakan beberapa hari sebelumnya. Semua menjadi makin panik karena air sudah menggenangi lantai dan mulai turun hingga ke lantai dasar. Beberapa frater menyeletuk, “ini bisa menjadi bencana Situ Gintung II!” Untunglah, beberapa saat kemudian bapak yang menangani instalasi pipa itu datang dan membenahi kembali. Tapi malam itu, fr. melkhior dan fr. Ferdinandus harus banjir keringat mengeringkan lantai yang digenangi air itu.

Tinggalkan komentar

Filed under Remah-remah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s